Penjaringan Kegiatan Bank Darah Desa Bandar Agung

Ditulis : Kamis, 2017-09-14 - 11:23:52

Penjaringan Kegiatan Bank Darah Desa Bandar Agung

Pada Hari Rabu 16/08/2017, di Balai Desa Bandar Agung Kec. Bandar Sribhawono Kab. Lampung Timur. 

Awal mula berdirinya Bank Darah di Desa Bandar Agung ada kasus kematian ibu dan anak pendarahan kesulitan mencari darah, ada 4 anak penderita Liukimia yang perlu darah setiap bulan dan banyak warga yang kesulitan mencari darah, kemudian Timbul Inovasi Bank Darah.

Gerakan  I :

Pada tahun 2012, bekerja sama dengan Lab Puskesmas Sribhwono mengadakan pemeriksaaan Golongan darah warga dengan membayar 5 ribu ( Biaya Swadaya ). Mendapatkan data nama-nama golongan darah warga lalu ditawarkan surat pernyataan bersedia donor darah (data ada di PSI dan PKD).

Timbul Masalah lagi, dari orang-orang/warga yang bersedia donor darah banyak yang jika di perlukan tidak bisa donor darah dikarenakan (tidak lolos syarat peserta donor darah) misalnya, HB Rendah, Tensi Tinggi/Rendah, Faktor Usia, Penyakit, dll.

Akhirnya Forum membuat Gerakan yang Ke-2 Tahun 2017 :

  1. Diawali dengan pendataan kembali ke rumah-rumah untuk kader bulan Maret 2017, didapatkan data yang bersedia donor/tidak.
  2. Sosialisasi ke masyarakat (pengajian-pengajian, yasinan, tontonan/keramaian)
  3. Mengundang PMI (mengadakan donor darah) pada tanggal 16 dan 25 Agustus 2017

Nama-nama yang lolos untuk donor darah, terjaring dan ikut dalam kegiatan sosial membentuk Bank Darah Hidup dengan menyertakan data (Nama, TTL, Alamat, Golongan Darah, dan No. HP ). Nama-nama tersebut direkap dimasukkan ke map-map (merah), diserahkan ke Kepala Desa saat pertemuan desa untuk dapat dibagikan ke seluruh ( Kepala Dusun, BPM, PKD, Kader Kesehatan ).

Nantinya jika ada warga yang memerlukan darah bisa menghubungi dusun setempat atau seluruh Kepala Dusun, BPM, PKD, Bidan Desa, dan seluruh ( kader kesehatan dan Forum masyarakat )

Tujuan akhirnya banyak masyarakat terbantu, kematian ibu karena pendarahan tertangani, warga yang memerlukan darah pun dapat dengan mudah mendapatkan pertolongan apabila stok PMI kosong.

Kedepan :

Kami akan terus melakukan penjaringan sehingga warga yang donor darah akan bertambah setiap tahunnya. ( Lasmi Handayani )

BANDAR AGUNG